#04-Melebur Rasa
Banyak rasa digantung bersama awan Gundah tumpah ruah di alam sadar Memupuk ego dengan dalih kesenangan Seakan esok tertawa tak lagi terdengar Senyap semakin menusuk kelabu Pikir jernih pun semakin terasa tabu Marah tak lagi mampu berdiam diri Seperti duri yang pedih tak terganti Kata pedas terlontar tak terarah Lembek kata mereka yang kuat tak menangis Kelamin pun seolah tak dibedakan lagi Miris hati melihat juluran kalimat mati Sesak di dada telah mendidih Jatuhnya air mata dinilai tak berharga Kelamnya emosi sudah menjadi biasa Seperti mengais sisa-sisa raga di tanah